Arsip untuk 1. Makna Hidayah

Kalau Allah Menghendaki…

“Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kamu semuanya (kepada jalan yang benar).” (An-Nahl: 9)

Ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mulia ini menjelaskan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memiliki hak yang mutlak dalam membimbing siapa saja yang dikehendaki-Nya, sebagai karunia dan keutamaan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepada hamba tersebut. Bimbingan itulah yang menyebabkan seorang hamba senantiasa istiqamah di atas Islam, di atas As-Sunnah, yang merupakan satu-satunya jalan kebenaran. Selain jalan ini, merupakan jalan-jalan yang menyimpang dari al-haq. Ada kalanya menuju kekufuran serta kesyirikan, dan ada kalanya menuju kepada bid’ah serta hawa nafsu.

Baca entri selengkapnya »

Rasa Aman Yang Hakiki

Banyak manusia pada zaman ini hidup dalam kecemasan, ketakutan … kengerian … was-was, hati tak tenang … merasa selalu kekurangan…tak pernah puas…

Malangnya mereka tidak mengetahui sebab yang pasti dari semua ini. Perasaan itu menghantui mereka, baik di rumah atau benteng mereka, apalagi saat diluar rumah, dalam perjalanan atau di lingkungan pekerjaan mereka. Sesungguhnya jauhnya mereka dari rasa aman (keamanan) merupakan iltizam (konsekwen) dari hilangnya keimanan dalam diri mereka.

Baca entri selengkapnya »

Hidayah itu Mahal

Sungguh beruntung orang-orang yang tengah berada dalam anugerah yang tiada ternilai dari Dzat yang memiliki kerajaan langit dan bumi, sementara begitu banyak orang yang terhalangi untuk memperolehnya?

Hanya segelintir orang yang telah dianugerahkan-Nya kemampuan untuk berada dalam nikmat Islam, nikmat iman, hingga bisa tahu ajaran yang benar dari agama Islam ini. Sungguh beruntung bila kita termasuk golongan yang dianugerahkan-Nya ilmu untuk membedakan mana jalan lurus yan harus kita tempuh dan mana yang jalan bengkok yang harus kita hindari.

Baca entri selengkapnya »

Hidayah Mengundang Hidayah, Kesesatan Mengundang Kesesatan

Amal kebaikan membuahkan hidayah. Seiring bertambahnya amal kebaikan maka hidayah pun akan meningkat. Sementara amal kejahatan sebaliknya. Hal itu karena Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai amal kebaikan sehingga memberikan balasan atasnya dengan hidayah dan keberuntungan, serta membenci amal kejahatan dan membalasinya dengan kesesatan dan kesengsaraan.

Baca entri selengkapnya »