Arsip untuk 5. Kisah Muallaf

Orang-orang Yang Pertama Kali Masuk Islam di Muka Bumi ini

Yang pertama kali menyambut dakwah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah istrinya, yaitu Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid.

Baca entri selengkapnya »

Tangan Rasulullah di dada Fadhalah bin ‘Umair Al-Mulawwih

Tidak semua penduduk Makkah menerima kekalahan mereka dan jatuhnya Makkah ke tangan kaum muslimin. Termasuk Fadhalah ketika itu.
Dia bertekad akan membunuh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang thawaf di Ka’bah. Mengendap-endap Fadhalah mendekati Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam sambil menyiapkan belati untuk membunuh beliau.

Baca entri selengkapnya »

Sara Bokker, Mantan Model Amerika Itu Kini Mengenakan Cadar

”Barang siapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya) niscaya disesatkan-Nya. Dan, barang siapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk) niscaya Dia menjadikan-Nya berada di atas jalan yang lurus.” (QS Al-An’am: 39).  Ayat serupa juga dapat ditemukan pada surah Alqashash ayat 56, Albaqarah ayat 142 dan 272, serta Ali Imran ayat 73.

Ayat ini rupanya tepat disematkan pada Sara Bokker, seorang model, aktris, sekaligus aktivis dan instruktur fitnes yang sempat menjalani kehidupan gemerlap di negerinya, Amerika Serikat. Allah memberikan hidayah dan petunjuk padanya untuk menerima kedamaian agama Islam.

Baca entri selengkapnya »

Akhir Pencarian Seorang Skip

Sorban, jenggot, dan gamis. Simbol-simbol yang pernah membuatnya muak itu, kini dikenakannya. Pria kulit putih AS itu bahkan telah menyandang nama baru: Yusuf Estes. Pria yang usianya nyaris kepala tujuh ini, lahir di tengah keluarga Kristiani yang taat. Keluarga besar dan kakek moyangnya giat membangun rumah ibadah dan sekolah. Estes masih di SD ketika keluarganya pindah ke Houston, Texas.

Baca entri selengkapnya »

Berawal Benci, Berakhir Rindu

 

Sekitar awal September 2006 lalu, kelas Islamic Forum for non Muslims kedatangan seorang gadis bule bermata biru. Duduk di salah satu sudut ruang dengan mata yang tajam, hampir tidak berkedip dan bahkan memperlihatkan pandangan yang tajam. Beberapa kali lelucon yang saya sampaikan dalam kelas itu, tidak juga menjadikannya tersenyum.

Ketika sesi tanya jawab dimulai, sang gadis itu mengangkat tangan, dan tanpa tersenyum menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang menjadikan sebagian peserta ternganga, dan bahkan sebagian menyangka kalau saya akan tersinggung dengan pertanyaan-pertanyaan itu.

Baca entri selengkapnya »

Kisah Keislaman Cat Stevens (Yusuf Islam), Mantan Penyanyi Pop Internasional Yang Terkenal

“Aku terlahir dari sebuah rumah tangga Nasrani yang berpandangan materialis. Aku tumbuh besar seperti mereka. Setelah dewasa, muncul kekagumanku melihat para artis yang aku saksikan lewat berbagai media massa sampai aku mengganggap mereka sebagai dewa tertinggi. Lantas akupun bertekad mengikuti pengalaman mereka. Dan benar, ternyata aku menjadi salah seorang bintang pop terkenal yang terpampang di berbagai media massa. Pada saat itu aku merasa bahwa diriku lebih besar dari alam ini dan seolah-olah usiaku lebih panjang daripada kehidupan dunia dan seolah-olah akulah orang pertama yang dapat merasakan kehidupan seperti itu.

Baca entri selengkapnya »

Hidayah Melalui Chatting

Franklin baru bersyahadat sebulan yang lalu. Dia sekarang aktif mengikuti kajian Islam pada The Islamic Forum for new / non Muslims yang asuh di Islamic Cultural Center. Subhanallah, pekan pertama dia menjadi Muslim, pemuda hispanic (keturunan Amerika Selatan) ini sudah membawa 2 orang temannya ikut bersyahadat. Satu orang gadis hispanic, satu orang lagi pemuda Yahudi.Dalam hati saya bertanya-tanya, apa saja yang dia bicarakan kepada teman-temannya itu, sampai mereka tertarik ikut bersyahadat. Pertanyaan saya itu kemudian terjawab.

Baca entri selengkapnya »

Sholat Di Stasiun Menggetarkan Hatinya

Pemuda berkulit cokelat asal Trinidad itu terpana melihat pemandangan di depannya. Mata Dion, yang berusia 26 tahun itu, tak henti-henti mengarah ke sekelompok Muslim yang sedang shalat dengan khusyu’nya di tengah riuh-rendah stasiun kereta di sebuah kota di Belgia. Dion seperti tersambar petir. “Saya nggak tahu, tiba-tiba karena melihat mereka shalat di stasiun hati saya bergetar,” katanya.

Baca entri selengkapnya »

Suara Adzan Itu Masih Terngiang Di Telingaku

Sabtu 9 Juni lalu, saya datang ke Islamic Cultural Center of New York lebih awal. Selain ingin melihat dari dekat jalannya Weekend School (sekolah akhir pekan), juga sekretaris menelpon kalau ada seseorang yang ingin bertanya tentang Islam. Saya minta agar dipersilahkan datang setelah Zuhur sehingga bergabung dengan the Islamic Forum for non Muslims, kelas khusus setiap pekan bagi orang-orang non-Muslim yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai ajaran Islam. Tapi rupanya, orang tersebut hanya bisa sebelum jam 12 siang itu.

Baca entri selengkapnya »

Ayah Angkatku di Rusia

Selama tinggal beberapa tahun di Moskow, alhamdulillah banyak sekali pengalaman yang ku dapat dan menjadi kenangan hidup yang pastinya tak dapat dilupakan. Termasuk juga dengan salah satu kenalanku yang pada akhirnya minta dianggap sebagai ayah angkat. Beliau adalah seorang pensiunan agen rahasia Uni Sovyet yang berasal dari Indonesia dan sudah bertahun-tahun menjadi warga negara Russia. Pertemuan awal kami adalah saat suami saya mencari tempat tinggal sementara di kota Moskow, sebelum saya datang. Kebetulan beliau menawarkan kamar yang kosong dengan biaya terjangkau.

Baca entri selengkapnya »

Yana Aisyah Merasakan Nikmat Islam

Pengajian mingguan yang aku hadiri tidak seramai biasanya. Agak sunyi. Beberapa hari terakhir memang London tengah diguyur hujan hingga menyebabkan semua kegiatan rutin agak tersendat-sendat. Beberapa peserta banyak yang terkena sakit flue atau alasan lainnya.Meski banyak yang absen, tapi hari itu ada keistimewaan tersendiri.

Baca entri selengkapnya »