Arsip untuk 4. Arti Kehidupan Dunia
26 Maret 2011 pada 13:01 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 4. Arti Kehidupan Dunia
Berhati-hatilah dari dunia. Hati-hati dari cinta dunia dan bergantungnya hatimu kepadanya. Sesungguhnya jika hati telah bergantung kepada dunia dan cinta kepada harta, akan sangat cepat tertipu dan cepat pula hilangnya ilmu dalam kehidupan dunia yang fana (bakal binasa) dan terkutuk ini. Sebagaimana penjelasan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dalam sabda beliau :
“Dunia ini terlaknat dan dilaknat apa-apa yang ada padanya, kecuali dzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, ketaatan kepadaNya, orang yang berilmu, dan orang yang belajar ilmu”. (HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah dari shahabat Abu Hurairah Radhiallahu anhu).
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
Artinya: “Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah. [QS Luqmaan: 33]
10 Juni 2010 pada 05:29 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 4. Arti Kehidupan Dunia

Al-Imam Sufyan Ats-Tsauri rahimahullahu berkata:
‘Isa bin Maryam ‘alaihissalam bersabda: “Cinta dunia adalah pangkal segala kesalahan, dan pada harta terdapat penyakit yang sangat banyak.”
Beliau ditanya: “Wahai ruh (ciptaan) Allah, apa penyakit-penyakitnya?”
9 Januari 2010 pada 18:52 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 4. Arti Kehidupan Dunia, 5. Sabar Pada Cobaan Allah, Kebun08 : AKHLAK DAN PERGAULAN

Allah Subhanahu wa Ta’ala di banyak ayat Al-Qur’an telah menegaskan, demikian pula Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di sekian haditsnya, bahwa nikmat dan kesenangan duniawi merupakan ujian bagi hamba sebagaimana kesengsaraan hidup juga dijadikan cobaan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya’: 35)
9 Januari 2010 pada 18:51 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 3. Sabar dan Syukur, 4. Arti Kehidupan Dunia, Kebun02 : HAKIKAT MANUSIA & KEHIDUPAN DUNIA, Kebun08 : AKHLAK DAN PERGAULAN
Sahabat Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menentukan watak kalian sebagaimana telah menentukan rezeki di antara kalian. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memberi harta kepada orang yang Ia cintai dan orang yang Ia benci. (Namun) Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak memberi keimanan kecuali kepada yang Ia cintai.” (Shahih Al-Adab Al-Mufrad no. 209)
Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan harta dan kedudukan kepada orang yang Dia cintai dari kalangan para nabi dan wali, seperti Nabi Sulaiman ’alaihi salam dan shahabat ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu. Sebagaimana Dia memberi kemewahan dunia sementara kepada para musuh-Nya semisal Fir’aun dan Qarun.
26 Desember 2009 pada 20:41 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 2. Akhlak & Pensucian Hati, 4. Arti Kehidupan Dunia
Sifat Qona’ah (selalu merasa cukup dengan apa yang ada) merupakan harta kekayaan yang tidak ada habisnya. Karena siapa saja yang telah memiliki sifat ini maka ia ibarat orang kaya yang tidak lagi terpengaruh oleh godaan harta dan kedudukan yang dibentangkan dunia untuknya. Ia hanya mengambil dunia seperlunya sesuai dengan kebutuhan minimalnya. Orang yang memiliki sifat Qona’ah akan selalu bersyukur atas karunia yang diberikan Allah subhanahu wata’ala padanya, tidak mengeluh dan tidak berharap lebih banyak dari rezeki yang telah ditakdirkan Allah padanya. Sifat ini membuat pemiliknya tidak rakus akan dunia, apalagi menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya.
Baca entri selengkapnya »
13 Desember 2009 pada 20:41 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 1. Nasihat, 2. Ujian & Cobaan Manusia, 4. Arti Kehidupan Dunia
Kebanyakan manusia takut terjatuh ke dalam kemiskinan. Mereka berusaha dengan berbagai cara untuk menghindarinya. Mereka begitu sedih dan berduka cita ketika mengalami kekurangan harta. Bahkan sampai-sampai di antara mereka ada yang menukar agamanya hanya untuk mendapatkan sebagian harta benda duniawi.
24 Juli 2009 pada 00:03 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 4. Arti Kehidupan Dunia
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan: “Celaka budak dinar, budak dirham, dan budak khamishah (suatu jenis pakaian). Apabila diberi dia ridha dan bila tidak diberi dia murka.” (HR. Al-Bukhari no. 2887 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Kata “budak” telah dipakai oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah untuk menyebut orang-orang yang telah diperbudak oleh dunia.
Baca entri selengkapnya »
9 Juni 2009 pada 22:44 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 4. Arti Kehidupan Dunia, 4. Sahabat Rasululloh

Suatu saat Abu Bakar (radiyallahu anhu) meminta minum, maka dia diberi segelas air bercampur madu. Ketika sudah dekat mulutnya, maka dia menangis dan orang-orang di sekitarnya juga menangis. Lalu dia diam dan mereka pun diam. Kemudian dia kembali menangis sehingga mereka menyangka bahwa mereka tidak sanggup bertanya kepadanya. Kemudian dia mengusap wajahnya dan reda tangisannya.
Baca entri selengkapnya »