Arsip untuk 4. Selamat di Kehidupan Akhirat

Jangan Cepat Merasa Aman Dari Petaka Akhirat

 

Siapakah yang bisa menjamin masing-masing diri kita bakal selamat dari adzab kubur hingga adzab neraka? Sementara orang lain yang jauh lebih mulia dan utama dari kita masih merasakan tidak aman, masih ada rasa khawatir terkotori kesyirikan, ternodai nifak di akhir hidup mereka. Tentu, semestinya kita lebih merasa terusik lagi, lebih merasa tidak aman dan lebih khawatir terpelanting ke dalam lembah syirik dan nifak. Di tengah akhir zaman ini, kala banyak manusia terpagut kemelut hidup, budaya syahwat (hawa nafsu) dan syubuhat (keraguan pemikiran) setiap saat berkelebat. Sedangkan tipuan dunia begitu menyilaukan. Karenanya, memohonlah setiap saat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar menetapkan diri ini di atas jalan-Nya. Hati manusia ada di antara dua jari-jemari Ar-Rahman.

Baca entri selengkapnya »

Takwa, Bekal Pulang Kita Ke Kampung Akhirat

Ketahuilah! Bekal yang terbaik bagi seorang hamba untuk meraih kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak adalah bekal ketakwaan kepada Allah. Sebagaimana telah Allah azza wa jalla jelaskan dalam firman-Nya (yang artinya):

“Dan Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal.” (Al-Baqaroh: 197)

Setiap orang pasti menginginkan kemuliaan dan tidak menyukai kehinaan. Lalu dengan apa seseorang menjadi mulia? Kemuliaan hanya dapat diraih dengan ketakwaan yang sebenar-benarnya, dan bukan dengan banyaknya harta atau dengan tingginya kedudukan. Hanya dengan ketakwaan seseorang akan mulia disisi Allah, sebagaimana telah Allah azza wa jalla jelaskan dalam Al-Qur’an (yang artinya):

“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kalian. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Al-Hujurat: 13)

  Baca entri selengkapnya »

Kedzaliman adalah Kegelapan pada Hari Kiamat

Rasul yang mulia Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

“Kedzaliman adalah kegelapan pada hari kiamat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Maknanya bahwa di hari akhirat kelak, para pelaku kedzaliman tidak akan mendapatkan arah/jalan yang akan dituju (berada dalam kegelapan yang menakutkan) dan pelakunya akan ditimpa berbagai kesempitan dan kesulitan di masa-masa panjang saat huru-hara hari akhirat kelak.

Baca entri selengkapnya »

Sifat Calon Penghuni Surga

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka). Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya). (Yaitu) orang yang takut kepada Dzat Yang Maha Pemurah padahal Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat, masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan. Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya.” (Qaf: 31-35)

Melalui ayat tersebut diatas Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitakan tentang sifat-sifat calon penghuni surga, bahwa Ia mendekatkan Al-Jannah kepada orang-orang yang bertakwa, dan bahwa para penghuninya adalah yang memiliki empat sifat berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Berita Tentang Hari Kiamat

Datangnya hari kiamat adalah suatu kepastian. Hanya saja berita tentang hari kiamat ini terasa asing atau terlupakan bagi sebagian manusia yang hidup mereka tersibukkan dengan bermain-main, lalai, mengenyangkan diri dengan syahwat dunia dan kelezatannya. Kenikmatan dunia berupa harta, anak-anak, dan sebagainya telah melupakan mereka akan pertemuan dengan hari tersebut. Padahal hari kiamat demikian dekatnya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Telah dekat hari kiamat dan telah terbelah bulan.” (Al-Qamar: 1)

Baca entri selengkapnya »

Jalan Menuju Surga Dihalangi Oleh Berbagai Ujian

“Neraka diliputi oleh berbagai macam syahwat dan surga diliputi oleh berbagai macam perkara yang tidak disukai.”   (HR. Al-Bukhari no. 6006 dan Muslim no. 2823 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anahu)

Ujian Akan Dialami Setiap Manusia Sebagai Sunatullah dan Takdir

Semua orang tidak pernah menduga dan mengharapkan adanya gangguan dan rintangan yang menghalangi jalan hidupnya kecil maupun besar, sedikit maupun banyak, dan ringan ataupun berat.

Baca entri selengkapnya »

Persiapkan Bekal Perjalanan Panjang Menuju Rumah Akhirat

Hari akhirat, hari setelah kematian yang wajib diyakini kebenarannya oleh setiap orang yang beriman kepada Allah ta’ala dan kebenaran agama-Nya. Hari itulah hari pembalasan semua amal perbuatan manusia, hari perhitungan yang sempurna, hari ditampakkannya semua perbuatan yang tersembunyi sewaktu di dunia, hari yang pada waktu itu orang-orang yang melampaui batas akan berkata dengan penuh penyesalan.

“Duhai, alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini.” (Qs. Al Fajr: 24)

Baca entri selengkapnya »

Jangan Menjadi Umat Yang Terusir dari Telaga Rasulullah!

Al-haudh adalah telaga air yang turun dari sungai surga pada hari akhirat yang diperuntukkan bagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  “Sesungguhnya aku telah mendahului kalian menuju al-haudh…” (HR. Bukhari dan Muslim dari sahabat Sahl bin Sa’d).   Setiap Nabi ‘alaihimus shalaatu wa sallam memiliki telaga. Namun telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang paling besar, paling mulia, paling indah, paling banyak pengikutnya namun hanya dikhususkan bagi umat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang benar-benar menjaga sunnah-sunnahnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Telagaku (panjang dan lebarnya) satu bulan perjalanan, airnya lebih putih daripada susu, aromanya lebih harum daripada kesturi, bejananya sebanyak bintang di langit, siapa yang minum darinya, ia tidak akan merasa haus selamanya.” (HR. Bukhari).

Baca entri selengkapnya »

Kunci Untuk Membuka Pintu Syurga

Ibarat sebuah pintu, surga menbutuhkan sebuah kunci untuk membuka pintu-pintunya. Namun, tahukah Anda apa kunci surga itu ? Bagi yang merindukan surga, tentu akan berusaha mencari kuncinya walaupun harus mengorbankan nyawa.  Tetapi anda tak perlu gelisah, Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wa sallam telah menunjukkan pada umatnya apa kunci surga itu, sebagaimana tersebut dalam sebuah hadits yang mulia, beliau bersabda (yang artinya):

Baca entri selengkapnya »

Sedekah Sebagai Penolong Di Akhirat

Dibawah ini beberapa keutamaan sedekah (shadaqah), dan semoga membuka hati kita untuk senantiasa memudahkan tangannya untuk bersedekah kepada siapa saja yang lebih membutuhkan sedekah dari kita.

Baca entri selengkapnya »