Arsip untuk 11. Haji Penuh Makna
26 Mei 2009 pada 15:59 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 11. Haji Penuh Makna
Ah, saya bisa mendengar…!?Alhamdulillah, ….! Sudah lima tahun ini pendengaran saya terganggu akibat penyakit stroke yang sudah lama saya derita…., ya Allah terima kasih…!”
Demikian rintihan pak Spr kepada saya begitu saya turun dari mimbar memberi materi tentang haji.
26 Mei 2009 pada 15:54 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 11. Haji Penuh Makna
Pak Asep membenahi barang dagangannya, guratan-guratan tua di kening, wajahnya tetap kelihatan bening. Sejak setahun lalu kopiah putih selalu menghiasi kepalanya, menutupi rambutnya yang seluruhnya telah berwarna putih. “Alhamdulillah Jang, kadang sepi kadang ramai,” katanya menceritakan usahanya dengan bibir terus tersenyum.
20 Mei 2009 pada 14:45 · Disimpan dalam . LIHAT SELURUH ARTIKEL, 11. Haji Penuh Makna, 4. Islam Agama Yang Sempurna
Hari itu Hari Tarwiyah 10 H. Saat itu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pergi ke Mina dan melaksanakan shalat zuhur, asar, magrib, isya, dan subuh di sana. Seusai menanti beberapa seat hingga matahari terbit, beliau lantas melanjutkan perjalanan hingga tiba di Arafah. Tenda-tenda waktu itu telah didirikan di sana. Beliau pun masuk tenda yang disiapkan bagi beliau.
Baca entri selengkapnya »